Sunday, April 5, 2015

Unjuk Rasa atau Amuk Massa?

"Turunkan harga BBM!!!,,,turunkan harga BBM!!!,(turunkan rok mini juga kalo bisa),,kami para mahasiswa merasa pemerintahan A sangat tidak bisa mengendalikan perekonomian yang stabil untuk rakyat indonesia dikarenakan adanya konspirasi kemakmuran yang sedang terjadi,dan berimbas kepada para rakyat,,turunkan harga BBM,,turunkan harga BBM,,paket nya sangat mahal dengan kebutuhan kami akan sosmed yang begitu menggebu, , ,Turunkan harga BBM secepatnya,jika tidak diturunkan secepatnya,akan kami naikkan selama mungkin,(lho),,pokoknya turunkan!!!"

seru dari salah satu orator mahasiswa yang terlihat agak lusuh dan wajah yang sepertinya sudah tidak pada usia seharusnya dia berkuliah,,penampilan ala mahasiswa intelektual yang peduli akan pemerintahan Indonesia dan saking pedulinya dia rela teriak teriak di siang bolong entah itu di denger atau enggak sama yang dituju pokoknya dia teriak aja biar keliatan kepedulian dan intelektualnya akan masyarakat,,

sorry,kalo gue nulis hal beginian,bukan berarti semua mahasiswa adalah sama seperti yang gue tulis ini,hanya aja akhir akhir ini gue iseng nonton berita di televisi,tapi beberapa beritanya cukup memperhatinkan juga,,ngeliat masih ada beberapa orang yang menyebut diri mereka "sedang peduli akan persoalan negeri ini" tetapi yang mereka perbuat adalah "merusak,kerusuhan,emosi tak terkendali,dan masih banyak lagi hal negatif yang sangat menyimpang dari hal yang seharusnya mereka lakukan,,

gue mau ngebahas soal Mahasiswa yang sok-sok an pake unjuk rasa di depan gedung DPR,dan depan gedung-gedung yang laen,,gue rasa mereka adalah Mahasiswa yang kurang kerjaan,,sialan,,gue mikirnya mahasiswa itu penuh dengan tugas-tugas yang menghambat mereka untuk berinteraksi di luar sosial mereka,tapi masih ada aja yang sempet-sempetnya orasi di siang bolong,,gue mau tanya sama yang orasi itu,,
"heh sob,,gimane tugas-tugas lu,,udah kelar semua belom,,???" kalo emng udah kelar ya udah,,tapi kalo belom,,la terus lu ngapain disini tereak - tereak kayak orang kesurupan,,

Oke-oke gue tau,Mahasiswa adalah seorang siswa yang paling tinggi kedudukannya dibandingkan dengan siswa yang lain,,(walaupun gue bukan mahasiswa gue bisa paham itu) gue tau kalian para Mahasiswa adalah yang disebut manusia dengan intelektual tinggi,,tapi kalo intelektual tinggi tidak dibarengi dengan akal sehat dan kepekaan dalam efek tindakan,,ya sama aja brow,,

Pada dasar nya gini,gue cuma geram aja lihat kerusuhan yang diakibatkan oleh aksi unjuk rasa Mahasiswa,,banyak properti umum rusak,korban-korban,dan lain sebagai nya,,yang efeknya,,jelas merugikan dari segi ekonomi dan segi apapun (segi tiga,segi empat,dll),,



Oke gue disini gk cuma curcol soal geramnya diri gue soal ulah mahasiswa yang tidak bertanggung jawab seperti itu,,gue usulkan sesuatu lah coba,,mungkin bisa jadi solusi buat kalian yang merasa diri kalian Mahasiswa dan lagi emosi baca artikel gue,,hehe,solusinya gini,,
coba dateng baik-baik,,bawa beberapa pihak yang terkait dan mungkin bisa juga membawa pihak keamanan/berwajib,jelas Polisi (atau hansip,satpam komplek atau yg lainnya buat jaga-jaga),,dan juga bawa pihak-pihak yang tau soal Hukum,,dan ketuklah pintu istana DPR yang megah itu,lalu beri salam pada mereka yang sedang duduk,,dan mulailah berorasi disana,,kalaupun disana ada kerusuhan paling enggak,efek rusaknya gak ngerusak fasilitas umum yg mungkin ngerugiin diri kalian sendiri,,
jelasnya efek negatifnya sudah terisolasi di ruang DPR itu sendiri,, :D (ini mah bukan solusi,tapi solushit)

Ya pada intinya,,unjuk rasa itu seperti lu teriak teriak sama orang budeg dijarak 100km,,tanpa pengeras suara,,jadi gue saranin gk usahlah akti demo dan unjuk rasa begituan,,pasti ujung-ujungnya juga rusuh sama aparat,,gue belom pernah tau ada unjuk rasa yang berakhir damai dan salam salaman ala lebaran,,atau mungkin media gk bikin berita seperti itu,?? siapa yang tau,,

Gue sebagai orang yang gagal jadi Mahasiwa cuma ingin menyampaikan sesuatu,,kalian yang sudah diberi kesempatan untuk menjadi pemimpin dari semua siswa,kalianlah ujung tombak perkembangan bangsa ini,,kenapa malah kalian melakukan hal yang hasilnya tidak lebih dari 10%?? (itung itungan asal),,kenapa kalian tidak "Menyalakan lilin ditengah kegelapan" bukan "Mengutuk kegelapan"
itu adalah Metafora sebagai,,
"Ayo kita melakukan sesuatu yang berarti dalam hidup kita dan bangsa ini,melakukan hal positif untuk diri kita maupun untuk orang disekitar kita,,berkarya,berbagi dengan sesama,belajar keras,dll yang jelas mempunya efek positif,,bukannya malah mencaci maki apa yang telah rusak,kita seharusnya memperbaikinya,,bukan malah membanting dan menginjak injaknya,,"


Karna saya peduli akan hal ini,semoga apa yang saya sampaikan ini bisa merubah mindset seseorang untuk bisa berbuat lebih positif untuk orang-orang disekitarnya,,
unjuk rasa dan demo memang seperti kita peduli terhadap rakyat,tapi kalo hasilnya kerusuhan dan rusaknya fasilitas umum,apakah rakyat mau akan unjuk rasa dan demo2 semacam itu???
saya rasa tidak sama sekali,,walaupun saya juga tidak memungkiri keadaan politik dinegeri ini,sudah seperti makanan basi yang tetap disimpan dilemari es,,setiap dibuka akan tercium baunya,tapi tidak ada yang berani membuangnya,,dan hanya mengatakan "sial,,makanan basi,," dan kembali menutupnya,

Mari lakukan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik,,

Ditulis Oleh : Jodi Setiawan // 1:30 AM
Kategori: